OBAT MUJARAB BUAT KAKEK

(Cerpen Karya: ISLAHUDDIN)

Andaikan aku cucunya, aku tak kan membiarkannya seperti itu, seusia itu harus menarik gerobak yang sarat dengan muatan, tidak kenal panas dan hujan.
Dari rumah ke rumah tak gengsi dan malu untuk mendapatkan upah.Orang tua seperti dia seharusnya beristirahat menikmati masa tua, kalau pun tidak beristirahat di alam baka.

Orang-orang pasar pun semuanya prihatin, makanya lebih baik mereka memberi uang tanpa harus meminta jasanya.Tapi itulah yang paling dibenci oleh kek Juned. Dia tak sudi menerima belas kasihan orang lain, karena hal itu sama saja dengan peminta-minta.

Seharian kalau tidak ada muatan, lebih baik dia nongkrong di depan toko tempat biasanya dia mangkal dengan teman-temannya.Mengobrol sambil menghisap tembakau, berkelakar satu sama lain. Sepertinya, mereka sangat menikmati suasana yang demikian.

“Kalian baru pulang ya?”kata kek Juned menyapa kami, ketika lewat di tempat itu.

“Ya kek…, kakek enggak pulang?Apakah ada muatan yang ditunggu?”aku bertanya membalas sapaan kakek.

“Ndak juga, kakek sengaja menunggu dzuhur baru pulang” Begitulah kakek berkata lagi.

“Lho inikan sudah dzuhur, ayo kek kita pulang saja!”aku mengingatkannya, lalu mengajaknya pulang.

Dengan senang hati kakek mengikuti ajakanku.Kami bertiga pun pulang sama-sama. Aku dan kakek Juned memang akrab dari dulu karena kami bertetangga Tak terasa rumah kami makin dekat karena di perjanalanan kami berkelakar saling bertukar pengalaman masing-masing

Kecuali Deni, Dia diam saja sejak tadi, tidak biasanya, padahal kakek Juned berkali-kali menyapanya, tapi Deni tetap cemberut, membuang muka. Kami dan kakek berpisah karena kakek tiba di gubuknya.Aku dan Deni harus meneruskan perjalanan ke rumah masing-masing.Deni tetap diam membisu meninggalkanku. Ada apa denganmu Deni sahabatku? Ketika malam tiba kenangan bersama kakek Juned dan Deni tadi siang belum hilang dari ingatanku.Sikap kakek Juned dan Si Deni yang bertentangan menggugah rasa ingin tahuku.Tanpa kusadari aku berkata-kata pada diri sendiri.Ibu yang menidurkan adik bayi pun diam-diam menyimakku.

Orang tua itu  banyak tahu tentang sekolah, padahal dia buta huruf. Dia tahu Taman Kanak-Kanak sampai masalah orang kuliah. Dan ada pula dia menyebut S1, S2, S3 dan setrusnya. Aku kadang tidak faham apa arti istilah-istilah yang dikatakannya.

“Hemmm,……Kekek…., Kakek!”

“Kek  Juned,.. Kek..Juned!”

“Siapa itu nak? Kakek Juned ya..?”

“Ya Bu.”Aku menjawab malu.“ Memang Dia pantas tahu istilah-istilah itu. Putra-putranya kan rata-rata sarjana, bahkan yang bungsu sedang membuat Desertasinya.” Ibu menambah penjelasannya.

“Apa Desertasi itu, Bu? Tanyaku lagi.

“ Karangan untuk memperoleh gelar Doktor!” Jawab ibu mantap.

“Oooo….begitu ya bu?Jadi Anak-anak Kakek Juned itu orang-orang sukses ya Bu?kaya semua ya Bu?”

“Ya, bisa dikatakan begitu, termasuk ayah Si Deni yang anggota DPR itu.”

“Deni!???”, aku balik bertanya dengan heran.

“Yaa, si Ahmad Deni temanmu itu!”Jawab Ibu lebih meyakinkanku.

“Tapi mengapa kakek tidak mau tinggal bersama anaknya?”Tanyaku lagi ingin tahu lebih banyak tentang keluarga itu.

“Nah..itulah yang juga ibu tidak tahu!” Ibu mengakhiri jawabannya.

Tentang hal itu, banyak juga orang tidak tahu. Hal lain banyak orang beranggapan, bahwa kakek Juned tidak diperhatikan oleh anak-anaknya, padahal semua anaknya tak bosan-bosan mengajaknya untuk tinggal bersama, agar masa tuanya tidak perlu susah. Apalagi mencari nafkah. Sudah sepantasnya kakek bahagia, karena berkat jerih payahnya, anak-anaknya punya nama, dan berharta.

Penjelasan Ibu itu  membuatku semakin ingin tahu tentang kakek Juned. Tentang anak-anaknya.Dan terutama sikap cucunya si Deni. Kucoba mencari jawaban, Mengapa Deni bersikap begitu pada kakeknya sendiri.?.

Beberapa hari  aku tak melihat Orang tua itu, apalagi sempat berbincang-bincang. Di tempat-tempat biasanya pun dia tak tampak.Rumah kek Juned tampak sepi dengan pintu terkunci, karena penghuni satu-satunya entah ke mana.Yang ada hanya gerobak tua di halaman, yang bertuliskan “SUMBER RIZKI MILIK M. JUNAIDI.” Kedengarannya memang serius, Ayah dan Ibu selepas magrib terlibat dalam suatu pebicaraan tentang kakek Juned. Walau kelihatan tak begitu peduli, tapi aku tetap menguping sambil nonton TV. Kakek Juned ternyata sedang sakit parah dan Beliau telah dipindahkan ke rumah si Deni untuk memudahkan perawatan.Akibat penyakitnya yang tidak jelas.Para dokter spesialis sudah angkat tangan.Tabib dan ahli pengobatan alternatif sudah pusing memikirkan ramuan-ramuan dan obat-obatan yang mujarab.

Banyak tetangga menjenguk, termasuk aku, ayah dan ibu.Semua anaknya hanya bisa pasrah dan berdo’a, bersimpuh di sekelilingnya, kadang terdengar isak tangis di antara mereka.Dugaan sementara mungkin tak lama lagi beliau meninggalkan kita, tinggal menunggu hari “H-nya” saja. Tetapi kita manusia hanya  pintar menduga, Allah jualah yang mentaqdirkan  kakek tiba-tiba bisa berbicara :

“Mana Deni, cucuku?”Tanya Kakek Juned lirih.

“Saya kek” Jawab Deni sampil memegang tangan kakeknya .

“Kakek sayang padamu..nak,… kakek tahu perasaanmu … Tak usah malu melihatku menarik gerobak. Pekerjaan ini amat berarti bagiku, bagi Bapak-Bapakmu, bagi keluarga kita.Dengan gerobak ini, kakek dan keluarga bertahan menjalani hidup, yang penuh dengan cobaan dan kesulitan. Apa yang kalian nikmati sekarang anak-anakku adalah jasa dari gerobak  tua itu.”

“Sedikit pun aku tidak merasa hina melakukannya. Pekerjaan ini meringankan pekerjaan orang lain. Orang senang aku pun senang.”

“Aku mohon pada kalian, biarkan aku turun ke jalan lagi.Aku masih merasa kuat, dan karena pekerjaan inilah aku tambah sehat. Malah kalau aku di rumah saja, pikiran tidak karuan, jiwaku memberontak. dan  tentu akibatnya akan menyusahkan kalian. Sekarang biarkanlah sisa hidupku ini, kuhabiskan bersama gerobak tua ini.”

Selesai penjelasan kakek Juned Semua yang datang hening sejenak.Putra, menantu, dan cucu-cucunya menunduk seolah-olah mengakui kekhilafannya selama ini.Satu per satu mendekat memohon maaf, sambil mencium tangan orang tua itu.

Aku yang duduk di tengah keramaian orang-orang, telah menemukan  jawaban dari pertanyaanku dan orang-orang selama ini. Walaupun aku bukan seorang Dokter spesialis atau Tabib, tapi aku telah mengetahui penyakit dan menemukan resep yang paling mujarab buat kakek Juned.

Seminggu setelah kejadian itu, kulihat Deni berlari-lari kecil  mengikuti gerobak kakeknya. Pagi itu, sambil berangkat ke sekolah Deni membantu Kakeknya mengantarkan barang dagangan koperasi sekolah. Kakek Juned tersenyum ceria melihat perubahan tingkah cucunya.

Hal itu pertanda Kakek Juned telah diizinkan kembali melakukan pekerjaannya. Pekerjaan yang dirintisnya sejak usia muda. Pekerjaan yang bukan sekedar mata pencarian. Bukan hanya dapat melancarkan rezekinya tapi dapat pula  melancarkan aliran darahnya. Pekerjaan yang mampu melegakan sesak napas di dadanya, karena dapat memuaskan para pelanggannya.

Motivasi kuat dalam hidupnya tumbuh jika orang tua itu turun ke Jalan raya menarik gerobaknya. Sendi-sendi dan otot-ototnya yang sudah keriput terbiasa dengan pekerjaan berat itu. Gerakan-gerakan seperti mengangkat, menarik, dan mendorong itulah yang meningkatkan kebugarannya. Hiruk pikuk pasar dan keramaian toko-toko itulah yang menjadi makanan jiwanya.

Siang sepulang sekolah kulihatkakek di tempat biasa, Duduk beristirahat berkelakar dengan teman-teman seprofesinya, sambil mengibas-ibaskan handuk kecil menghilangkan gerah. Kakek Juned sangat menikmati suasana-suasana seperti itu. Hari-hari ceria begitu bermakna, sebahagia Kek Juned yang telah menemukan obat mujarabnya. (Islahuddin)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

AKU, TV DAN MIMPI

(Cerpen Karya: ISLAHUDDIN

Karena listrik pada mmalam itu, kami diizinkan pulang cepat mengaji. Saat itu masih belum isya’, tepatnya antara magrib dan isya’. Kami berebutan pulang, setelah membaca beberapa ayat-ayat pendek. Biasa yang namanya anak-anak, kesempatan seperti itu sangat diharapkan, apabila kalau sering-sering libur, seperti mengharap adanya rapat-rapat para guru dan hari-hari kejepit di sekolahan.

Aku bergegas mencari sandalku, di antara kaki-kaki yang berdesakan walaupun warna dan ukuran  lain sebelah, kami tak peduli yang penting cepat sampai di rumah.  Aku sengaja memilih jalan pintas yang jarang dilewati teman-teman, Jalan yang cukup sepi, cukup menakutkan, karena ada sebuah rumah tua, yang tak terurus. Rumah itu lama ditinggalkan penghuninya serta sudah disita oleh bank, akibatdari yang empunya tidak bias melunasi kredit hutang. Kata orang-orang di situ ada roh gentayangan yang kadang-kadang muncul malam Jumat kliwon, tepatnya di sela waktu magrib dan isya’. Rumah besar dan tua itu juga pernah masuk TV dalam acara Uka-Uka. Itulah yang menyebabkan sebagian besar penduduk, apalagi wanita dan anak-anak merinding kalau melewati jalan itu malam hari.

Aku memang takut, tapi perasaan itu hilang karena keinginan yang menggebu-gebu cepat sampai di rumah, membayangkan sinetron-sinetron dan iklan-iklan TV yang menggoda. Aku begitu yakin, ibu dan bapak sedang asyik menonton, karena rumahku tidak masuk dalam giliran pemadaman listrik malam itu.

Sebenarnya sudah kuupayakan tidak menoleh kiri dan kanan untuk mengurangi rasa takut. Tapi entah mengapa ketika sampai di rumah tua itu, perasaanku jadi lain, jantungku berdegup kencang, bulu tengkukku berdiri, dan sekujur tubuhku tegang berkeringat dingin.

Tiba-tiba dihadapanku muncul kepulan asap putih, asap itu membentuk sebuah bayangan, bayangan itu kian jelas, sejelas sosok tubuh yang berdiri di hadapan ku sekarang. Seorang perempuan bermuka pucat berjubah putih, dengan rambut panjang tergerai sepinggang. Aku berusaha mengumpulkan kesadaranku. Dengan sisa nyali yang tinggal sedikit. Kubaca ayat-ayat Qur’an walau yang pendek-pendek. Kata ustadz setan paling takut mendengar atau melihat ayat-ayat tersebut. Kunyaringkan bacaan ku sampai memejamkan mata. Upayaku membawa hasil, serta merta makhluk itu mundur selangkah demi selangkah. Keberanianku pun makin tumbuh, lalu lantang aku bertanya .

“Hai, siapa kau, mengapa kau berada di sini?”

      “Ayo jawab!” kini aku mulai membentak, gaya seorang Polisi Pamong Praja.

“Mengapa kau diam saja!? Ayo jawab!” makhluk itu tetap membisu sambil mundur perlahan-lahan. Aku sempat berpikirjangan-jangan dia mengatur siasat.

Ketika aku terus maju memberanikan diri, tiba-tiba dia membelakangiku. Berbagai keheranan campur ketakutan kurasakan waktu itu. Waktu dia berbalik lagi, dia mengeluarkan sesuatu dari dalam jubahnya. Sesuatu itu mengeluarkan bau yang sangat busuk. Kini gadis setan itu, mulai memakan sesuatu yang hamper mengeluarkan seluruh isi perutku.

“Hai, kau belum jawab pertanyaanku! Kau sekarang malah memakan sesuatu.” Aku mulai lagi bertanya, sambil menahan mual.

   “Apa yang kau makan itu ?! Desakku lagi.

Makhluk itu mungkin bosan mendengarkan pertanyaannku, kini dia menyeringai dengan taring-taringnya yang penuh dengan darah.

“Ooo, Kau kira aku takut dengan semua itu, aku biasa melihat yang begitu-begitu di acara TV, yang lebih seram dari kamu pun banyak. Anak kecil pun sudah tak takut lagi,” Begitulah caraku menumbuhkan keberanian dan kenekatanku.”

“Ayo, jangan banyak basa-basi! Apa yang kau makan itu…?!” Aku mulai lagi dengan pertanyaan baru.

“Sungguh, aku muak melihatnya, apalagi minta bagian.”

  “Sekarang apa yang sedang kau makan ?!”

“Cepat katakan !” Aku bertanya, kehilangan kesabaranku. Tiba-tiba makhluk itu tersenyum, sambilberkata :

“APA PUN YANG KUMAKAN, MINUMANKU TETAP TEH BOTOL SOSRO”.

Aku geli mendengar jawabannya yang konyol. Dia yang begitu menyeramkan dan menjijikan kini membuatku terpingkal-pingkal. Suara tawaku semakin keras. Sekeras dan seramai tawa-tawa yang lain yang sedang menertawakanku.

Aku baru sadar, bahwa aku sedang menjadi tontonan adik-adikku yang berdiri di samping tempat tidurku.

Sambil menggosok-gosok mata, dengan langkah malu-malu aku mendekat duduk di
dekat Bapak dan Ibu, yang sedang nonton Acara MAMAMIA.

“Nak, makanya kalau main sore-sore jangan terlalu capek!”  begitulah ibu memulai nasihatnya.

“Kamu tertidur sejak magrib tadi, apalagi sempat shalat dan pergi mengaji, mandi dan makan saja belum, sampai sekarang. Kamu lalai tak ingat waktu!”                      

“Kata adik-adikmu kamu main hujan seharian, bahkan kamu mandi di sungai yang penuh dengan lumpur itu, mengapa kamu senang bermain di air yang kotor?”

Aku belum menjawab pertanyaan-pertanyaan ibuku,  karena masih mengantuk dan sebentar-bentar mengudap, masih terbayang jelas mimpi barusan.

“Mengapa memilih air yang kotor?”, ibu mengulang lagi pertanyaannya.

“KARENA BERANI KOTOR ITU BAIK.”

           “Lihat tuh, kaos olahragamu penuh noda, entah noda apa, Apa yang  akan ibu pakai menghilangkannya?”

            “PAKAI DAIA, LUPAKAN YANG LAIN.”

Begitulah akhirnya, omelan dan pertanyaan Ibu, tak kuhiraukan sedikit pun, tetapi untung waktu itu TV sedang menyala, konsentrasi marah ibu berkurang karena beliau juga sedang asyik menonton sinetron dan iklan-iklan TV. Dan yang lebih lucu lagi iklan-iklan sabun cuci itu seolah-olah membantuku menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

Sedangkan aku……. Semakin asyik, mataku yang tadinya ngantuk kini mulai nyalang terjaga oleh acara-acara di televise semalam suntuk.

(Islahuddin)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penerimaan Peserta Didik Baru SMPN 1 Selong Tahun Pelajaran 2020/2021


PENGUMUMAN

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)

TAHUN PELAJARAN 2020-2021

SMP Negeri 1 Selong pada Tahun Pelajaran 2020-2021 akan menerima Peserta Didik Baru kelas VII sebanyak 8 kelas atau 256 orang ( tiap-tiap kelas 32 orang ). Adapun hal-hal yang berkaitan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  Tahun Pelajaran 2020/2021 pada SMP Negeri 1 Selong sebagai  berikut :

Syarat pendaftaran:

  1. Berusia setinggi-tingginya 15 tahun pada awal tahun pelajaran 2020–2021

2. Menyerahkan foto copy STTB SD/MI sebanyak 2 (dua) lembar atau jika STTB SD/MI belum keluar dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus Asli dari sekolah asal sebanyak 1 (satu) lembar

3. Menyerahkan foto copy SKHU USBN SD/MI atau SKHUUSBN Sementara (Asli) dari sekolah asal sebanyak 1(satu) lembar

4. Menyerahkan foto copy raport SD kelas 4 , 5 Semester 1 dan 2,kelas 6 Semester 1 yang sudah dilegalisir oleh Kepala Sekolah

5. Menyerahkan foto copy piagam kejuaraan/prestasi lomba akademik/non akademik minimal sebagai juara 1,2 dan 3  di tingkat kabupaten sebanyak 1 lembar yang sudah dilegalisir oleh Kepala Sekolah

6. Menyerahkan foto copy Akte Kelahiran sebanyak 2 ( dua) lembar

7. Menyerahkan foto copy  Kartu Keluarga sebanyak2 (dua) lembar

8. Menyerahkan foto copy kartu PKH/KIP/KIS sebanyak 2(dua) lembar

9. Menyerahkan Pas Photo hitam putih ukuran 3 x 4 sebanyak 6 (enam) lembar

10. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran

11. Bagi calon peserta didik baru yang mendaftar lewat jalur Prestasi yang berasal dari luar kecamatan Selong,harus memiliki nilai raport Rangking 1 sampai 5 pada kelas 4,5 dan 6 (dibuktikan dengan foto copy nilai raport yang sudah dilegalisisr )

12. Semua berkas pendaftaran tersebut dimasukkan dalam map pendaftaran (disiapkan oleh pendaftar) dengan ketentuan :  1. Warna Merah untuk laki laki

                                                             2. Warna Biru untuk perempuan

Pelaksanaan pendaftaran jalur Prestasi :

  1. Jadwal pendaftaran       :Tanggal 4  Mei s.d. 9 Mei 2020

2.Waktu pendaftaran        :pukul 08.00  s.d. 12.00 WITA

3. Tempat pendaftaran      :SMPN 1 Selong Jalan TGKH. Muh.Zainuddin Abdul Majid Nomor 166 Selong

4. Pendaftaran dapat dilakukan secara kolektif maupun perorangan

Tahapan seleksi:

1. Seleksi calon peserta didik baru berdasarkan:

  1. Seleksi administrasi
    1. Seleksi nilai raport SD  kelas 4,5,6 (Mapel : Bhs.Indonesia, Matematika, IPA dan IPS)
  2. Lain –lain:Pendaftaran bagi Peserta Didik Baru yang dari dalam zonasi melalui UPTD kecamatan SelongPendaftaran Peserta Didik Baru dari luar zonasi dalam kecamatan selong ,pendaftaran di UPTD kec. Selong (hanya utk yg memiliki nilai raport rangking 1 dan 2)Hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan langsung ke Panitia PPDB SMP Negeri 1 Selong.pada jam kerja atau dapat menghubungi nomor Hand Phone atau WA

1.MASNUR,S.Pd. 087851062635

2.SUBHAN,S.Pd   08175746339

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik diucapkan terima kasih.-

Untuk lebih lengkapnya persyaratan, formulir pendaftaran, dan surat PPDB dapat didownload di bawah ini:

Surat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021

Formulir Pendaftaran PPDB SMPN 1 Selong 2020/2021

Ketentuan dan Persyaratan PPDB SMPN 1 Selong 2020/2021

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Upaya SMPN 1 Selong untuk Bersama Melawan Virus Corona

Wabah virus corona menyebar hampir ke seluruh negara yang ada di dunia. Dari asalnya Wuhan China kemudian menyebar ke Eropa, Amerika, Asia Timur dan bahkan Asia Tenggara. Berbagai cara seluruh negara saling bahu membahu untuk ,menghentikan penyebaran covid-19 ini.

Indonesia yang awalnya tidak tersentuh oleh virus berbahaya ini akhirnya mengalami hal yang serupa dengan negara Asia Tenggara lainnya. Indonesia pun bertindak cepat untuk menghentikan sekaligus menangani wabah Corona ini. Seluruh daerah diminta untuk sigap menghentikannnya.

Bidang pendidikan juga tidak tinggal diam. Berbagai kebijakan di keluarkan oleh Bapak Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, dari meniadakan UNBK untuk tingkat SMP hingga melakukan program program belajar di rumah. Hal ini dilakukan untuk melindungi warga terutama anak-anak tertular covid-19.

Berdasarkan Surat edaran Bupati Sejak tanggal 16 Maret 2020 SMPN 1 Selong meliburkan siswanya sekaligus melakukan pembelajaran di rumah. walaupun begitu ASN tetap masuk bekerja seperti biasa dengan tetap menjaga kebersihan sebagai salah satu cara mengantisipasi virus Corona.

Oleh karena itu pada tanggal 20 dan 21 Maret 2020 kegiatan kebersihan dilakukan di SMPN 1 Selong Selong. Kebersihan dilakukan dari dalam sekolah hingga di lingkungan sekitar sekolah.

Kegiatan kebersihan ini dirangkaikan dengan olahraga bersama guru dan tenaga kependidikan SMPN 1 Selong. Olahraga yang dipimpin oleh guru Penjaskes, ini bertujuan untuk menjaga imunitas tubuh keluarga besar SMPN 1 Selong

Semoga dengan berbagai upaya tersebut Keluarga Besar SMPN 1 Selong terlindungi dari virus Corona. semoga juga virus corona dapat segera diatasi oleh negara-negara di seluruh dunia.

semangat

#stay at home

#learning at home

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tiket Sampah Membangun Kesadaran Siswa Tentang Kebersihan Lingkungan

Program tiket sampah di SMPN 1 Selong

Kebersihan Sebagian daripada iman

Kebersihan Pangkal Kesehatan

Apa pun quotes tentang kebersihan, semuanya mendukung aktivitas. Di rumah, kebersihan membuat keluarga menjadi nyaman dan menyenangkan. Kebersihan di lingkungan membuat masyarakat mendukung ketentraman kehidupan bermasyarakat. Begitu juga di sekolah, kebersihan akan ikut berperan membangun pembelajaran yang kondusif. segala aktivitas pembelajaran akan menjadi nyaman dan menyenangkan.

Berangkat dari pemikiran tersbeut maka SMPN 1 Selong membuat sebuah program yang cukup menjanjikan untuk perkembangan siswanya. Adalah program tiket sampah nama program tersebut. sebuah program yang disusun tidak hanya memiliki tujuan jangka pendek tetapi juga membangun karakter siswa pada jangkaa panjangnya.

Program tiket sampah mengharuskan siswa membawa sampah di dalam lingkungan sekolah, lalu menyetorkannya ke tempat sampah yang disediakan oleh sekolah. Setiap siswa selama di sekolah hingga pulang sekolah diharapkan peka terhadap segala sampah yang ada di sekitarnya. baik itu sampah hasil makanan mereka sendiri atau pun sampah teman mereka yang lupa dibuang di tempat yang seharusnya. Selanjutnya sampah-sampah tersebut dibuang di tempatnya ketika siswa pulang sekolah, sebagai tiket pulang mereka. Siswa tidak boleh pulang jika mereka tidak menemukan sampah untuk dibuang. Diharapkan program seperti ini aakan meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan yang dimulai dari sekolah.

Selain tujuan jangka pendek, kepekaan terhadap sekolah, program tiket sampah juga memiliki tujuan jangka panjang. Tiket sampah diharapkan menjadi pembiasaan yang positif untuk perkembangan karakter dan kepedulian siswa terhadap kebersihan. Mereka diharapkan tidak hanya menerapkan kebiasaan peduli kebersihan di sekolah, tetapi juga diterapkan dan dibiasakan hingga ke rumah masing-masing, bahkan lingkuan sekitar mereka yang lebih luas. Lebih jauh tiket sampah mampu membentuk siswa amenjadi pioner kebersihan di mana pun mereka berada. semoga cita-cita mulia tersebut dapat terwujud.

Semohga SMPN 1 Selong sebagai pioner kebersihan sekolah-sekolah terutama sekolah di Lombok Timur. semangat…

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Terima Kasih Bapak Ibu Guru

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”

Kalimat tersebut sangat tepat untuk pengabdian Bapak/Ibu guru yang telah mengabdikan jiwa raga, semangat, waktu dan ilmunya untuk kecerdasan calon penerus bangsa dan negara ini. Guru adalah sumber utama ilmu sekaligus teladan sikap bagi anak Bangsa. Guru tidak pernah mengenal kata lelah dan bosan untuk mengajarkan dan mendidik siswa.

Akan tetapi suatu saat pengabdian Bapak Ibu Guru usai juga di sekolah atau mungkin pengabdian itu akan dilanjutkan di sekolah atau tempat lain. Inilah yang terjadi pada beberapa Bapak/Ibu guru SMPN 1 Selong.

Pada tanggal 23 oktober 2019 enam orang Bapak Ibu guru harus meninggalkan SMPN 1 Selong untuk melanjutkan pengabdian di tempat lain atau purnatugas. Beliau-beliau yang telah berjasa tersebut adalah:

  1. Safruddin, S.Pd. Bapak Kepala Sekolah, harus melanjutkan pengabdian sebagai Kepala Sekolah di SMPN 1 Labuhan Haji
  2. Sihabuddin, S.Pd. Bapak Guru Bahasa Inggris, yang juga terkenal dengan Pak Ustadz karena pengetahuan ilmu agama beliau, harus melanjutkan pengabdian sebagai Kepala Sekolah di SMPN 4 Selong
  3. Sri Pancarina M, S.Pd. Ibu Guru IPA yang selalu bersemangat mendidik dan membimbing siswa. Beliau juga harus melanjutkan pengabdian beliau sebagai Kepala Sekolah di SMPN 5 Selong
  4. Bambang Hermanto, S.Pd. Bapak guru IPS yang sangat ramah. Beliau telah menyelesaikan pengabdian sebagai seorang guru di sekolah. Beliau telah memasuki masa pensiun. Akan tetapi kami yakin pengabdian Beliau sebagai seorang pendidik akan dilanjutkan di masyarakat dan keluarga
  5. Yuni Hastuti, S.Pd. Ibu Guru Pendidikan Kewarganegaraan yang sangat keibuan. Beliau juga berperan penting dalam memajukan Koperasi Siswa SMPN 1 Selong. Beliau juga memasuki masa pensiun,
  6. Zulkipli, M.Pd. Bapak Guru Bahasa Inggris yang tekun dan cerdas. Beliau harus melanjutkan pengabdian sebagai Pengawas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur.

Enam Orang Guru SMPN 1 Selong telah menyelesaikan tugas di SMPN 1 Selong. Akan tetapi semangat, jasa, dan ide-ide Beliau semua akan selalu dikenang oleh Keluarga Besar SMPN 1 Selong.

Terima Kasih Bapak Ibu Guru, dan selamat bertugas di tempat tugas baru atau pun untuk menikmati masa purnatugas.

Pemberian Kenang-kenangan untuk Bapak Ibu Guru yang telah menyelesaikan tugas di SMPN 1 Selong
Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENGUMUMAN UNTUK CALON PESERTA DIDIK BARU TP. 2019/2020

Bagi Calon Peserta Didik Baru, diharap kehadirannya di SMP Negeri 1 Selong pada :

  1. Hari Selasa tanggal 11 Juni 2019 atau hari Rabu tanggal 12 Juni 2019 untuk melihat nomor tes dan memeriksa ruang tes
  2. Hari Kamis, 13 Juni 2019 untuk mengikuti Tes Tulis Calon Peserta Didik Baru, dengan ketentuan sebagai berikut: a) Peserta sudah harus berada di lokasi tes pukul 07.00 wita. b) Peserta menggunakan pakaian seragam SD. c) Peserta membawa ATK, yaitu: – Pensil 2B, – Penghapus (Rubber), – Penajam pensil (Sharpener), dan – Papan Alas.
  3. Hari Sabtu, tanggal 15 Juni 2019 untuk mengambil pengumuman kelulusan pada pukul 08.00 wita.
  4. Bagi Calon peserta didik baru yang dinyatakan lulus, harus melakukan daftar pada hari Senin s/d Rabu, tanggal 17 s/d 19 Juni 2019, jika tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang ditentukan, maka dianggap mengundurkan diri.
  5. Bagi calon peserta didik baru yang telah melakukan daftar ulang, harus mengikuti kegiatan Pra PLS ( Pengenalan Lingkungn Sekolah) pada hari Senin s/d Selasa, tanggal 8 – 9 Juli 2019 dengan berpakaian olahraga.
  6. Bagi calon peserta didik baru yang telah daftar ulang, harus mengikuti kegiatan PLS ( Pengenalan Lingkungan Sekolah) selama 3 hari yaitu hari Kamis s/d Sabtu, tanggal 11 – 13 Juli 2019
  7. Hari Senin, 15 Juli 2019 semua siswa masuk dan mulai aktif belajar
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penilaian Akhir Semester (PAT) TP. 2018/2019

Penilaian akhir semester untuk kelas 7 dan 8 TP. 2018/2019 akan dilaksanakan pada tanggal 17 s.d. 22 Juni 2019. Kisi-kisi soal PAT 7 mata pelajaran yang soalnya dibuat oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lombok Timur bisa didownload di bawah ini :

PAI Kelas 7

PAI Kelas 8

Bhs. Indonesia Kelas 7

Bhs. Indonesia Kelas 8

PPKn Kelas 7

PPKn Kelas 8

Matematika Kelas 7

Matematika Kelas 8

Bhs. Inggris Kelas 7

Bhs. Inggris Kelas 8

IPA Kelas 7

IPA Kelas 8

IPS Kelas 7

IPS Kelas 8

Sedangkan soal mata pelajaran PJOK, Seni Budaya dan Prakarya dibuat oleh guru mata pelajaran masing-masing.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pesantren Kilat Ramadhan 1440 H/2019 M

Di bulan suci Ramadhan 1440 H / 2019 M ini SMPN 1 Selong menyelenggarakan Kegiatan Pesantren Kilat bagi siswa-siswi. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 3 s.d. 6 Ramadhan 1440 H bertepatan dengan tanggal 8 s.d. 11 Me1 2019 M.

Menurut Ketua Panitia, Bambang Hermanto, S.Pd, kegiatan Pesantren Kilat ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan karakter siswa. Karakter itu dibagi menjadi dua, yaitu karakter spiritual a.l. keimanan dan ketaqwaan, menjalankan ibadah dan lain-lain. Kemudian karakter sosial a.l.jujur, kerja keras, pantang menyerah, ulet, santun, dll.

Ruang lingkup materi yang disampaikan oleh para penyaji adalah Keimanan, Ibadah, Muamalah, Akhlaq, Al-Qur’an dan Tarikh Islam. Para penyaji adalah para pendidik dari internal sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Babul Hasanah SMPN 1 Selong. Masjid yang dibangun oleh PT. Pertamina pada tahun 2017.

Posted in Uncategorized | Leave a comment